Demam + Alergi

Namira, 20 Bulan. Hari Selasa minggu lalu (14/11), Nam agak sumeng dan mulai bersin-bersin. Dicek suhu badan 36,7-36,8C aja. Tapi karena udah bersin-bersin dan sedikit meler, jadi Nam diminumin obat flu sama Bunda biar ngga keburu pilek. Malamnya tiba-tiba panas Nam naik sampai 38,8C! Akhirnya langsung dikasih ibuprofen aja sama Yanda Bunda. Kali ini langsung yg dari anus, karena takut makin naik dan sudah hampir ke 39C. Setelah dikasih obat, Nam tidur hampir sejam dan kebangun mau ngemil dan main. Sambil dicek suhu badan, alhamdulillah sudah turun. Eh, tiba-tiba kok tangan Nam seperti ada bentol digigit serangga ya.. Awalnya hanya di tangan kanan, tiba-tiba merembet ke tangan kiri, jari-jari dan kaki Nam. Nam ngga kuat gatal dan terus-terusan minta dioles minyak telon dan repellent serangga. Karena takut karena kotor habis duduk di karpet sambil ngemil, akhirnya Nam dimandiin malam-malam. Ternyata pas dimandiin kelihatan ada bentol di paha dan dada juga. “Wah ini mah bukan bentol digigit nyamuk/serangga! Pasti alergi nih!” Yaudh akhirnya kita langsung ke UGD karena Nam sudah nangis-nangis sangking gatalnya. Setelah dibawa ke UGD, dokter dan Nenek Ibu asumsi bahwa Nam memang alergi. Tapi masalahnya belum jelas alergi apa. Antara obat ibuprofen yang sudah tidak bagus atau makanan. Nam memang saat itu makan malamnya menu baru, mungkin memang ada pemicu alergi dari makanannya. Bengkak sudah merembet ke mata, bibir dan kuping. Akhirnya Nam dikasih obat alergi dan boleh pulang. Keesokan harinya, Nam kontrol ke DSA Nam untuk cek alergi dan demam yang masih berlanjut. DSA Nam bilang, alergi dari obat atau makanan sebenarnya sama saja reaksinya. Tapi kalau dari obat yang sudah biasa dikonsumsi sih seharusnya ngga mengakibatkan alergi. Jadi yaa asumsinya dari menu makanan yang baru dicoba sama Nam dan sepertinya mengandung seafood (bukan masakan Bunda; beli). Setelah pulang dari RS dan dapat resep dari dokter, panas Nam malah malah tinggi sekali. 39,9! Sepertinya kelamaan di jalan (Nam tidur dari RS sampai di mobil dan ngga langsung dikasih obatnya). Bunda Yanda langsung kasih ibuprofen lagi setiba di rumah. Akhirnya Alhamdulillah panas Nam berangsur-angsur turun walaupun memang sempat naik lagi. Nam dikasih antivirus dan antibiotik oleh DSA karena Nam belum jelas demamnya disebabkan apa, entah karena alergi atau memang sudah mau sakit (sudah sumeng sebelum alergi), kombinasi, atau kebawa virus dari sepupu Nam yang baru sembuh sakit minggu lalunya. Yang penting sekarang sudah dapat obat dan sudah membaik. Alhamdulillah.. semoga Nam ngga sakit-sakit lagi ya Allah. Ini adalah pertama kalinya Nam sakit setelah disapih. Bunda biasanya lebih tenang kalau Nam sakit karena dengan nyusuin ASI, Nam bisa berangsur pulih. Sekarang Nam sudah tidak nyusu lagi sama Bunda, Rasanya jadi campur aduk!

Comments

Popular posts from this blog

Efek Karena Mau Punya Adik ataukah Indigo??

Namira Lulus Potty Training