Roseola Infantum

Namira, 17 bulan.

Waktu itu, Nam sedikit sumeng. Bunda Yanda asumsinya karena ada 5 gigi yang mau tumbuh. Suhu Nam waktu itu 37,6C dan saat malam naik jadi 38,3C. Karena sudah di atas 38C, Bunda kasih Paracetamol untuk Nam. Alhamdullilah Kamis pagi panas Nam sudah turun. Tapi Nam mulai susah makan, maunya Mimi dan nenen sama Bunda aja.
Banyak yang bilang efek tumbuh gigi emg begini. Tenang aja, gapapah kok. Selama panasnya sumeng-sumeng aja paling cuma karena gigi. Toh yg mau tumbuh kan banyak.

Hmm, sorenya kok Nam kayaknya capek dan hangat lagi badannya. Pas dicek suhunya ternyata naik jadi 38,9C! Langsung hubungi DSA Nam dan malam kita kontrol.

Saat kontrol, suhu Nam masih tinggi 38,9C. Langsung saat itu juga Nam dikasih Ibuprofen dari anus. Alhamdulillah semalaman demamnya turun ke 36,8C dan tidurnya nyenyak. Sampai Subuh tiba-tiba telapak kaki dan tangan panas lagi dan benar ternyata suhu Nam naik lagi 38,3C dan pagi jam 9.00 naik 38,7C jam 10 makin naik 39,3C! Naiknya kok cepat sekali yaa. Akhirnya Nam dikasih Ibuprofen lagi karena sudah di atas 39C.
Karena besokannya Nam masih panas, kita balik lagi kontrol ke DSA. Saat itu Nenek Ibu ikut nemenin ke RS. Sebelum ke RS, Ibu lihat muka dan badan Nam agak merah-merah muda. Kemungkinan ini virus, bukan karena gigi. Mungkin karena Ibu seorang dokter juga (dokter gigi), jadi aware dan bs konsul obat-obatan yang bagus dengan DSA Nam. Jadi, selain Paracetamol dan Antibiotik, Nam dikasih Antivirus juga.
Oiya, Nam dikasih antibiotik jg karena waktu pertama kali dicek dokter, tenggorokan Nam agak merah (radang).

Belum selesai di RS. Hari itu hari ke-3 demam dan keluar dari parkiran RS (setelah makan malam tapi Nam malah ngga mau makan dan rewel), Nam dikasih Paracetamol. Eh tapi ternyata panas Nam di mobil panasnya naik lagi. 40C (pakai thermo manual) 39,8C (pakai thermo digital). Sesampai di rumah Langsung deh Nam dikasih extra Ibuprofen dengan jarak 1 jam dari Paracetamol. Yanda Bunda berharap suhu Nam turun dan ngga lewat dari 40C.

Alhamdulillah besoknya, Sabtu-Minggu demam makin hilang dan Nam sudah mau makan, terlihat sehat karena maunya main melulu. Tapii, merah-merah di badan dan muka Nam mulai muncul. DSA memang bilang kalau keluar mera-merah justru memang sudah mau sembuh. Namun, Antibiotik dan Antivirus jangan berhenti diminum dulu. Sampai hari Senin kemarin, merah-merah di badan dan muka Nam makin jelas dan banyak. Katanya sih emg ngga perlu diapa-apain. Lama-lama juga hilang sendiri.

FYI
Roseola atau dalam istilah medis lainnya disebut Roseola Infantum, merupakan infeksi virus yang menyerang bayi atau anak-anak dengan gejala utama berupa demam dan ruam merah muda di kulit. Roseola Infantum seringkali dikira sebagai penyakit campak karena gejala penyakit yang mirip yaitu panas (demam) disertai adanya muncul bercak merah pada dada dan punggung. Roseola Infantum atau exanthema subitum berbeda dengan campak. Bedanya dengan campak, ruam pada Roseola timbul setelah demam anak turun, sementara pada campak muncul pada saat demam sedang tinggi. Penyebab dari Roseola adalah infeksi virus HHV (Human Herpes Virus).

Obat yang diberikan DSA Nam;
Paracetamol - Sanmol Drop
Ibuprofen (Anus) - Proris Supp
Antivirus - Isoprinosine Syrup
Antibiotik - Renasistin Drop



Comments

Popular posts from this blog

Efek Karena Mau Punya Adik ataukah Indigo??

Namira Lulus Potty Training