Hiperbilirubin (Kuning)

Nam, 5 Hari, Pertama kali kontrol DSA.

Bilirubin adalah senyawa hasil pemecahan sel darah merah dikeluarkan lewat plasenta. Setelah lahir, bayi seharusnya bisa mengeluarkannya sendiri. Jika tidak, bilirubin menumpuk di tubuh bayi dan mengalami hiperbilirubin. Batas bilirubin adalah 12 miligram per desiliter.

Bayi yang baru lahir belum memiliki sistem cairan tubuh sendiri sehingga sangat mudah kadar bilirubinnya naik pada usia 3 hingga 5 hari karena belum bisa menyusu pada ibunya, sedangkan kadar bilirubin tersebut akan naik lagi pada usia hingga 12 hari. Bayi yang memiliki jenis golongan darah yang berbeda dengan ibunya lebih beresiko memiliki kadar bilirubin yang tinggi. Hal ini disebabkan karena sistem metabolisme tubuh yang rentan dan bisa menghancurkan sel darah merah yang ada di dalam tubuh.

Pada hari Rabu tanggal 24 Februari 2016, Nam lahir dan pulang ke rumah pada hari Jumat. Saat itu bilirubin Nam 10,8. Kata dokter sih tinggal susuin ASI dan jemur aja untuk menurunkan bilirubin Nam. Jadi kita dibolehin pulang. Hari Minggunya, saat Nam kontrol ke DSA untuk kontrol pertama setelah lahiran, Nam cek lab dan hasil bilirubin Nam ternyata melonjak menjadi 18! Yanda Bunda ngga ada yang sadar kalau kulit Nam agak menguning. Yah namanya orang tua baru, baru anak pertama, jadi belum begitu ngerti. Akhirnya Nam dirawat di RS hari itu juga.

Hari pertama, Nam fototerapi dan dikejar dengan 2 mesin sinar biru dan hasilnya bilirubin Nam turun jadi 10, Alhamdulillah. Tapi, DSA bilang bahwa baiknya diturunin lagi aja. Jadi, Nam menginap satu malam lagi di RS dengan disinar satu mesin saja. Sinar biru dan ASI memang sangat penting saat itu. Jadi selama di RS, Bunda juga menginap di kamar yang sama agar mudah memberikan ASI kepada Nam. Mesin sinar itu panas banget kan, jadi Nam haus terus dan harus disupply ASI sampai Bunda harus menyusui dekat dengan sinarnya. Nam juga distok donor ASIP dari kakaknya Bunda kalau-kalau Bunda sudah capek dan mau merem sebentar. Alhamdulillah hari ke-2 disinar, bilirubin Nam sudah jauh di bawah aman, 8! Akhirnya semua tenang dan kita bisa pulang.

Selama dirawat di RS, kita ngga terima tamu satupun. Saudara/Nenek/Kakek pun ngga dibolehin datang agar Nam bisa fokus dan Yanda Bunda ngga capek ngeladenin orang. Terlebih, Bunda akan bangun terus untuk jagain dan nyusuin Nam.

Untuk Mama/Papa/teman Nam yang sedang mengalami Kuning, tenang dan sabar aja yaa. Semua pasti akan normal lagi, anak kita sedang menyesuaikan hidupnya di dunia ini hehehe :). Yang penting berdoa agar bilirubin cepet normal dan yang penting semangat dan ngga boleh stress, karena kalau stress ASI bisa-bisa malah ngadat :)
Memang, sedih banget awalnya tau anak kuning dan harus dirawat di umurnya yang masih kecil banget! Nam baru 5 hari! Yang bikin sedihnya lagi adalah.. Nam matanya ditutup dengan penutup mata (pastinya, agar matanya ngga rusak kalau kena sinar biru). Tapiii penutupnya benar-benar menutup rapat dan ditempel dengan masking tape lagi! Terlalu rapat! Kasihan anak bayiku ngga bisa lihat ibu bapaknya dan saat sudah selesai, penutupnya dibuka dan pipinya jadi merah-merah deh..

Lebih jelas mengenai bilirubin bisa klik di sini ya


Nam disinar dengan dua mesin sinar biru
Pipi merah setelah dicopot penutup matanya
Alhamdulillah Nam sudah di rumah

Comments

Popular posts from this blog

Efek Karena Mau Punya Adik ataukah Indigo??

Namira Lulus Potty Training