Diare
Namira, 2 tahun 4 bulan
Waktu
itu, jam 02:00 pagi, tiba-tiba Nam demam sampai 39,8C. Tanpa ragu Yanda
Bunda kasih Ibuprofen dari anus (stok dapat dari resep dokter). Dari
malamnya Nam memang udah sumeng-sumeng menuju 38C.
Sekitar
jam 4:00 Nam kebangun dari tidur dan gelisah. Bangunin Bunda dan bilang
“pipis Nda” yang maksudnya adalah “pup”. “Sakit perut” katanya..
Pas dibawa ke kamar mandi dan duduk di kloset ternyata Nam benar pup dan bentuknya ngga kayak biasanya
Pas
diperiksa.. suhu badan naik lagi sampai 39,sekian dan dikasih obat (lagi) dari anus. Tapi kali ini pakai paracetamol karena dokter jaganya bilang
kalau ibuprofen sebaiknya dikonsumsi jika lambung sudah terisi/gak
boleh kosong. Memang Nam waktu itu lagi kurang makan, mungkin obatnya
naik ke lambung dan mengakibatkan mual/mules.
Setelah
tebus obat, kita boleh pulang dan Nam jg harus banyak minum air putih.
Kalau demam masih berlanjut, kasih paracetamol dan istirahat. Sampai di
rumah, Nam masih mules-mules. Sempat kecolongan pup di pospak karena
Bunda lagi di dapur dan telat bawa ke kloset (mayaan yaa 
). Kasihan, ngga tega banget anak diare. Bolak-balik kamar mandi dan rasa mulesnya itu bikin capek.
Dikasih
resep sama dokter salah satunya Probiokid untuk mengatasi diarenya ....
hmmh! Dari dulu kalau minum ini pasti berantem dan ujung-ujungnya gak ada
yang masuk! Udh berantem kan tumpah-tumpah.. plus habis masuk dia malah
muntah! Dikasih resepnya sehari 2x pula... Akhirnya ya daripada diare
gak kelar dan minum obat gak beres-beres. Bunda campurin Probiokid ke
susu Mimi Nam (di botol) ditambahin air lagi biar susu gak terlalu
kental. Awalnya Nam gak habis minum susunya ky “kok beda?”
Probiokidnya rasa vanila soalnya, susu Nam rasa coklat
Tapi lama-lama dia mau dan diare mulai berhenti.
Ngga cuma Probiokid
itu, Nam dikasih Zinkid yang biasanya diberikan pada penderita diare
karena diare itu menyebabkan usus kesulitan menyerap zinc. Obat ini
diberikan 1 kali sehari selama 10 hari, bahkan jika diare sudah
berhenti.
Kita
sempat ke DSA Nam yang biasa jg setelah subuh itu masuk UGD. Periksa
ulang dan konsul obat yang dikasih dokter jaga UGD, katanya sih OK
semua, tapi dikasih resep lagi kalau-kalau Probiokid ngga masuk sama
sekali, bisa ditambah obat diare Nifural, gunanya untuk mengentalkan
feses. Selain itu jg Nam dikasih antibiotik untuk melawan perkembangan
bakteri yang sebenarnya juga kita gak tau ini diarenya bermula dari
mana.. Awalnya kan demam tinggi terus baru jadi diare. Demamnya knp? Kita
juga gak tau.. Untuk antisipasi jadi dikasih antibiotik.
Alhamdulillah setelah berhasil kasih Probiokid, diare mulai berkurang dan setelah 4 hari
Nam bentuknya sudah normal kembali. Yang terpenting juga, jgn lupa
banyak minum air putih dan pijit anak biar rileks. Untuk diare, pijit
perut anak kebalikan arah jarum jam. 
FYI Semua obat yg dikonsumsi Nam sesuai dari resep dan dosis dari dokter. 


Comments
Post a Comment